9 Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Awet

9 cara menyimpan bumbu dapur agar awet

Bumbu dapur merupakan kunci dari membuat masakan yang enak. Bukan hanya harus tahu cara memilihnya, kamu pun harus tahu cara menyimpan bumbu dapur dengan baik di rumah. Dengan penyimpanan yang benar, bumbu dapur pun bisa lebih awet dan tahan lama.

Punya stok bumbu dapur segar di rumah bisa memudahkan kamu saat ingin menggunakannya. Jadi, tidak salah apabila banyak orang yang membeli bumbu dapur dalam jumlah yang cukup banyak. Membeli dalam jumlah yang lebih banyak bisa buat kamu dapatkan harga yang lebih murah.

Cara Menyimpan Bumbu Dapur

Menyimpannya dengan cara yang salah malah akan membuat bumbu dan rempah kehilangan rasa dan aromanya. Nah, supaya tidak salah, yuk simak tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesegaran bumbu dapur di bawah ini.

1. Menyediakan Tempat Penyimpanan

Ada beragam jenis bumbu dapur dan masing-masing bumbu punya karakteristiknya masing-masing. Karena itu, kamu harus memisahkannya dengan baik. Sediakanlah tempat untuk setiap bumbu dapur yang ada di rumah. Lalu, tandai tempat tersebut supaya mudah menemukannya.

“Khusus untuk bumbu dapur, gunakanlah tempat penyimpanan yang terbuka. Kamu bisa memakai keranjang atau stoples tanpa tutup. Memberikan aliran udara yang baik untuk bumbu dapur akan menjaganya supaya tidak lembap”.

2. Simpan Dalam Bentuk Utuh

Sejumlah bumbu dapur bisa didapatkan dalam bentuk halus. Sayangnya, proses penghalusan ini bisa merusak kandungan yang ada di dalam bumbu. Jadi, ada baiknya kamu membeli bumbu dalam keadaan utuh.

Bumbu dapur seperti kemiri, kayu manis, dan adas manis punya kandungan atsiri di dalamnya. Menghaluskan saat mau dipakai akan menjaga aromanya tidak hilang. Penyimpanan dalam bentuk utuh pun terlihat lebih mudah.

3. Simpan Di Tempat Kering

Ini bagian yang paling penting. Kamu harus menyimpan bumbu dapur di tempat yang kering. Beberapa bumbu dapur punya sifat yang sensitif terhadap suhu lembap dan basah. Hal ini yang kadang menimbulkan jamur pada bagian bumbu dan rempah.

“Di sisi lain, ada juga jenis bumbu dapur yang boleh disimpan dalam kulkas. Sebut saja jahe, kunyit, lengkuas, serai, daun jeruk masih boleh disimpan dalam lemari es untuk menjaga tetap awet”.

Namun, tidak untuk bawang, merica, jinten, dan pala, ya. Suhu rendah dan dingin malah akan membuat bumbu tersebut berjamur. Selain itu, jenis bumbu tersebut pun akan menyerap bau yang ada di dalam kulkas.

4. Jauhkan Dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Kamu juga harus menjauhkan bumbu dapur dari paparan sinar matahari. Taruh bumbu dapur di atas rak atau tempat penyimpanan lainnya yang jauh dari jendela rumah. Membiarkan bumbu terkena paparan cahaya matahari langsung akan membuatnya busuk dan beraroma tidak sedap.

“Rempah yang terkena cahaya matahari pun akan turun kualitasnya. Kamu tidak bisa lagi dapatkan rasa terbaik dari bumbu dapur tersebut. Tentunya ini akan berpengaruh pada rasa masakan yang kamu buat nantinya”.

Tips Cara Menjaga Rempah-Rempah Agar Tetap Awet
5. Hindari Menaruh Bumbu Dekat Kompor

Sama halnya dengan cahaya matahari. Menaruh di dekat kompor juga berpotensi membuat bumbu dapur lebih cepat busuk. Hal ini karena suhu panas yang dihasilkan saat kamu memasak.

Hawa panas ini juga yang akan membuat bumbu kering dan berubah warna. Tentunya ini pun akan memengaruhi rasa pas kamu gunakan saat memasak.

6. Pisahkan Bumbu Sesuai Karakteristiknya

Bumbu dapur sendiri punya ciri dan karakteristiknya sendiri. Biarpun sama-sama bawang, kamu tidak bisa menggabungkan bawang merah dan bawah putih dalam satu wadah yang sama. Pasalnya, dua rempah ini akan mengeluarkan gas saat disimpan.

Menyimpannya dalam satu wadah hanya akan mempercepat pembusukan. Jadi, simpan bumbu-bumbu pada wadah yang terpisah.

7. Cuci Bersih Bumbu Sebelum Disimpan

Daun salam, daun jeruk, lengkuas, kencur, dan jahe perlu dicuci bersih sebelum disimpan. Proses pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan tanah yang menempel. Keringkan terlebih dahulu sebelum memindahkannya pada wadah penyimpanan.

“Khusus untuk bumbu dari daun-daunan, ada baiknya kamu baru memetiknya saat mau digunakan. Cara ini bisa menjaga aroma daun salam dan daun jeruk kuat saat digunakan memasak”.

Aplikasi Dagangan Belanja Sembako dan Kebutuhan Sehari Hari
Download Aplikasi Dagangan – Belanja Sembako dan Kebutuhan Sehari Hari
8. Bumbu Halus Harus Selalu Dalam Keadaan Tertutup

Tidak ada salahnya juga membeli bumbu halus untuk stok di rumah. Sudah banyak juga produk bumbu berkualitas yang ada di pasaran. Namun, kamu juga tetap harus memerhatikan tata cara penyimpanannya.

Ada sejumlah merek bumbu halus memberikan stoples atau botol yang praktis. Namun, ada juga produk yang dikemas dalam wadah plastik pressed. Kamu perlu memindahkannya lagi ke stoples yang bisa ditutup rapat supaya bumbu halus tidak menggumpal saat disimpan.

9. Membeli Bumbu Sesuai Kebutuhan

Punya stok bumbu berbagai macam dapur di rumah sangat disarankan. Namun, tetap pilih bumbu sesuai dengan kebutuhan. Sesuaikan dengan intensitas penggunaan bumbu dapur sehari-hari. Jika lebih banyak memasak menggunakan jahe, berarti belilah jahe dalam jumlah yang lebih banyak. Hindari membeli bumbu dapur yang jarang kamu gunakan dalam jumlah yang banyak. Jika terlalu lama disimpan, khasiat bumbu dapur akan berangsur-angsur hilang.

Nah itulah cara-cara menyimpan bumbu dapur supaya awet dan tahan lama. Sekarang coba lihat persediaan bumbu dapur kamu di rumah. Sudah lengkap atau ada yang harus kamu kamu beli segera?

Buat kamu yang mau melengkapi bumbu dapur, download aplikasi Dagangan dari PlayStore, sekarang. Aplikasi ini memberikan berbagai pilihan bumbu dapur berkualitas dengan harga yang terjangkau. Tersedia juga layanan pembayaran di tempat atau cash on delivery (COD). Selain itu, kamu pun bisa dapat gratis ongkir setiap hari!

Suka Masak? Cobain Deh Menu Resep Fire Flying Chicken ala Dagangan

Leave a Reply